Best Advertise Site

Bisnis internet gratis

make-account-on-alertpay-dan ajak teman untuk mendaftar.
Anda akan dapat $ 10. setiap teman yang bergabung.
klik-here.
Earn money with AlertPay

Iklan

<a href="Get your FREE account with AlertPay” target=”_blank”>Get your FREE account with AlertPay

Link Code:
Copy and paste generated link code on to your own webpage, forum or blog.atau copy this link.

<a href =”https://www.alertpay.com/?%2bKEaQLf7JvZkvgNCejwIWg%3d%3d&#8221; >Get your FREE account with AlertPay</a>

Cara Publikasi Global Karya Tulis :

Kegiatan publikasi karya ilmiah sekarang tidaklah sesulit dahulu. Publikasi melewati berbagai media cetak maupun elektronik baik instan akses maupun konvensional sangat bisa digunakan untuk mengenalkan karya ilmiah kepada public.

Dahulu media elektronik maupun cetak merupakan momok masalah terbesar untuk menjadi media publikasi karya ilmiah. Hal ini memang wajar karena media media tersebut merupakan badan usaha profit, mereka sangat mementingkan profit di atas segalanya. Akibatnya karya ilmiah yang notabene merupakan tulisan ilmiah yang 90% nonprofit tidak bisa menembus dinding kepentingan ekonomi mereka. Hal ini terjadi disemua negara negara berkembang maupun negara maju. Akibatnya adalah sains tidak bisa berkembang terlebih dinegara ke tiga.

Kendala yang dihadapai sekarang beberapa hal yang vital dan yang bukan essensi tetapi tetap menjadi kendala, ;

  1. Biaya
  2. Media publikasi
  3. Pengabsahan karya ilmiah/ legitimasi
  4. Dukungan pemerintah
  5. Masyarakat pengguna/ stake holder

Pada kesempaatan ini saya hanya membahas tentang publikasi saja. Hal ini saya angkat sebagai wujud keprihatinan dengan kondisi Indonesia yang masih dibawah, baik kualitas maupun kuantitas, karya ilmiah yang terkait dengan IPTEK di Indonesia.

Para peneliti maupun penulis menghadapai kendala biaya yang sebenarnya bukanlah vital dari sisi keilmuan. Sehingga mereka menempuh jalan yang murah dan mudah untuk merealisasikan karya ilmiahnya. Hal ini menjadi prinsip baku yang terjadi di Negara ini. Setuju atau tidak, suka atau tidak hampir 100% karya ilmiah yang tidak bisa menembus publikasi media elit adalah karya apkiran, hasil plagiat, dan bermutu rendah. Prinsip di atas seakan selaras dengan prinsip bahwa pembuatan karya ilmiah hanya semata mata sebagai pemenuhan prosedur saja untuk mencapai suatu tujuan. Seperti banyak terjadi pada penulisan skipsi, tesis, laporan kegiatan pada lembaga lembaga pendidikan formal maupun non formal. Ini juga lazim terjadi pada dunia usaha maupun tubuh pemerintahan. Laporan, Amdal, dan lainya hanya sebatas pemenuhan persyaratan dan bukan sebuah fakta dan realitas.

Sekarang tidaklah menjadi masalah, hal hal tersebut biarlah pula berjalan seperti adanya. Yang terpenting adalah para penulis dan peneliti dapat mempublikasikan hasil karyanya dengan mudah tanpa perlu mengikuti prosedur standar yang ditetapkan oleh lembaga pemerintah maupun lembaga lainnya. Kita hanya perlu publikasi ke dunia global untuk kepentingan ilmu pengetahuan itu sendiri, dan tujuan tujuan kita sebagai penulis atau peneliti. Singkatnya berbagai kendala di atas bukanlah untuk ilmu pengetahuan tetapi untuk kepentingan mereka, sehingga bukan menjadi hal vital bagi kita.

Solusi yang di tawarkan dunia global sekarang beragam, dapat menembus batas otoritas, regional, maupun hukum ekonomi, sesuai dengan akidah ilmu pengetahuan yang universal dan  kausal, kita dapat memulai kegiatan publikasi karya ilmiah, jurnal maupun non-jurnal secara online. Banyaknya situs yang menyediakan service free blog, dan bertebarannya web ilmiah dan blog blog non profit dapat menjadi lahan garapan baru bagi penulis dan  peneliti. Bahkan tidak sedikit web/ blog khususnya untuk sistem publikasi karya ilmia/ jurnal, salah satunya telah dimigrasikan menjadi sarana tersendiri yang dikelola oleh LIPI dengan nama Jurnal Online. Di situs ini hanya dilakukan publikasi untuk karya-karya ilmiah non-jurnal.

Lebih dari itu para penulis maupun peneliti dapat pula membuat blog/web personal mereka. Sesuai dengan bidang mereka masing masing dengan privasi dan otoritas yang mutak, tanpa harus mempedulikan segala kendala tersebut di atas. Artinya mereke menulis karya ilmiah atupun jurnal dengan independent dan lebih utama dilakukan secara publikasi global yang menembus batas batas wilayah dan dimensi waktu.

Anda juga dapat sekedar mengirimkan tulisan/ karya ilmiah ke alamat web bertebaran atau blog ilmiah. Contoh untuk bidang garapan fisika, anda dapat aktif menulis di blog komonitas fisikawan, misalnya, www,fisikanet.lipi.go.id. Publikasi online di situs ini hanya difokuskan pada karya ilmiah non-jurnal. Bagi Anda yang tertarik untuk membagi pengetahuan dengan sivitas fisika lain, kami persilahkan mengirimkan naskah kepada kami atau langsung ke situs tersebut.

Adapun Prosedur pengiriman naskah yaitu :

  1. Pada prinsipnya naskah dalam format apapun diterima, namun sangat disarankan untuk memakai format PDF. Konversi ke format PDF bisa dibuat dari MS-Word, postscript, LaTeX dan sebagainya.
  2. Untuk memperkecil data, sebelum dikirim dimohon untuk mengkompresnya terlebih dahulu.
  3. Kirimkan naskah melalui surat elektronik sebagai lampiran ke publikasi@fisika.net.
  4. Penulis bisa mendistribusikan karyanya secara cuma-cuma atau dengan sistem royalti dari pembaca (semacam shareware). Untuk itu bagi setiap pengirim mohon mencamtumkan dengan jelas jenis distribusi yang diinginkan. Bila memakai sistem shareware, mohon dilengkapi dengan info nilai royalti yang diinginkan (biasanya antara lk. Rp. 5.000 per-pembaca yang men-download) serta rekening bank untuk tujuan transfer pembayaran.

Sebagai catatan, sarana ini hanya menyediakan tempat untuk mempublikasikan dan tidak menangani masalah transaksi pembayaran dsb. Masalah transaksi pembayaran sepenuhnya menjadi tanggung-jawab langsung penulis dan pembaca.

Saya pribadi mengundang anda untuk menulis karya ilmiah atau jurnal/ non-jurnal, maupun sekedar artikel lepas untuk dipublikasikan diblog saya ini, caranya sederhana naskah tulisan anda bisa dikirim ke ;

  1. noripansyah.affsan@gmail.com nanti saya postingkan/publikasikan ke internet. Atau
  2. noripansyah.affsan.11021976@blogger.com untuk pengiriman (posting/publikasi) ke situs internet saya ini.
  3. noripansyah15@yahoo.com

Saya dapat menerima jenis jenis tulisan berikut:

Namun Jenis karya ilmiah ;

Jenis karya non ilmiah

  • Jurnal
  • Opini
  • Artikel  lepas
  • Berita/ Informasi
  • Tulisan bidang  social, pendidikan, hukum, budaya, dll.

mohon maaf untuk sementara saya tidak dapat memberikan royalty kepada penulis yang mempostingkan karyanya, sehubungan dengan kendala Nomor 1, yang belum memungkinkan. Semoga kedepannya saya dapat lebih propesional mengelola kiriman karya tulis yang dipublikasikan disitus saya ini dengan imbalan yang layak bagi mereka.

Apa yang anda tunggu???

Mari berbagi informasi dan pengetahuan yang berguna.

Anda memiliki pertanyaan lain, silahkan menghubungi kami melalu kontak noripansyah.affsan@gmail.com.

go global…

Berburu dengan sumpit, merupakan keahlian dari suku Dayak Kalimantan.

"Sumpit Deadly Weapon of Dayak"

Sumpit adalah alat berburu berupa sebatang kayu ulin berlobang, batang kayu ulin ini berfungsi sebagai laras senjata untuk meluncurkan peluru sumpit.

 

Cara membuat senjata tradisional sumpit sangat sulit dan membutuhkan keahlian khusus.

Suku Dayak menggunakan kayu jenis ulin atau biasa dikenal dengan kayu besi, kelebihan bahan ini adalah kuat, tidak lapuk, dan sangat halus jika raut dengan benar sehingga sangat unggul untuk bahan senjata.

 

Adapun cara membuatnya adalah ;

1. Balok kayu ulin dipilih yang tua, lurus, dan tudak ada buku-buku.

2. Kayu balok tersebut dipasang pada alat penggerek tradisional.

Alat penggerek ini dibuat menggunakan kincir yang digerakan oleh air terjun,ujung as kincir dipasang pisau yang berfungsi menggerek membuat lobang pada balok ulin.

3. Balok yang berlobang di raut halus membentuk pipa dengan ketebalan dinding bervariasi, panjang sumpit juga bervariasi sesuai kebutuhan.

4. Peluru dibuat dari rotan kering dan ringan yang dipotong kurang lebih 5 – 10 cm, pada ujung rotan dipasang mata pisau lancip, mata pisau ini berfungsi seperti mata anak panah. dan sudah lajim mata pisau ini direndam dalam cairan racun mematikan, racun ini dikenal dengan “wisa”.

Sumpit merupakan senjata tradisional Suku Dayak yang ampuh, mematikan serta bekerja dengan keheningan, sangat akurat untuk berburu segala jenis hewan.

>https://www.alertpay.com/?%2bKEaQLf7JvZkvgNCejwIWg%3d%3d

>BELAJAR DI AS

>Ingin Belajar di USA..??
Pusat Penasihat Pendidikan AMINEF EducationUSA luncurkan layanan terpadu informasi dan konsultasi studi ke Amerika Serikat, sebagai upaya melipatgandakan jumlah pelajar Indonesia.
Layanan berupa situs http://www.educationUSA.or.id itu diharapkan dapat semakin membantu para siswa internasional meraih tujuannya untuk belajar ke AS. Karena melalui layanan terpadu konsultasi secaramobile dan beragam informasi secara online,EducationUSA berharap bisa menambah peluang pelajar Indonesia memperoleh layanan cuma-cuma mengenai rencana studinya.
“Pendidikan di AS sekarang lebih mudah diakses, terjangkau, dan tersedia bagi para pelajar Indonesia,” ucap Country Coordinator EducationUSA Brook Ross di sela peluncuran situswww.educationUSA.or.id di Jakarta, Selasa (10/11).
Untuk mendukung situs tersebut, menurut Ross, EducationUSA telah menambah jumlah penasehat studinya. Merekalah, lanjut dia, yang akan membantu penuh para pelajar Indonesia memperoleh tuntunan langsung yang obyektif seputar kiat-kiat terbaik memilih perguruan tinggi, mendaftar kuliah, membuat rencana finansial, mengajukan permohonan visa, beasiswa, serta aspek-aspek lainnya.
“Ini adalah upaya memperlebar layanan kami, target kami bisa melipatgandakan hingga 15.000 pelajar,” ujar Ross.
Ross menambahkan, dengan layanan mobile dan online tersebut EducationUSA bisa menjawab “krisis” pelajar Indonesia yang menempuh studi di negaranya selama lebih dari sepuluh tahun sejak 1998 silam. Apalagi, kata dia, situs tersebut bisa memberikan kesempatan kepada para pelajar berinteraksi langsung dengan penasihat atau pelajar Indonesia lainnya di AS, yaitu melalui situs jejaring sosialFacebook dan Twitter.
Sumber : KOMPAS.com

Menulis Artikel Bisnis?
Menulis artikel di Blog memang pekerjaan yang gampang-gampang susah. Untuk sukses menulis artikel di blog, diperlukan cara dan teknik menulis artikel yang mampu menarik minat pengunjung untuk membaca postingan artikel anda. Bukan hanya itu, dengan artikel yang menarik, pengunjung anda akan ketagihan mengunjungi blog anda untuk mendapatkan informasi-informasi terupdate yang akan anda sajikan. Untuk itu, Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan didalam penulisan artikel agar menarik untuk dibaca:
1. Judul yang menarik. Buat judul artikel yang menarik pada setiap postingan anda. Judul artikel sangat menentukan minat baca seseorang untuk membaca informasi anda secara menyeluruh. Anda dapat menggunakan bahasa-bahasa “wah” atau bombastis untuk menarik minat pembaca.
2. Informatif dan bermanfaat. Isi artikel harus informatif dan bermanfaat bagi pembaca. Dengan membaca artikel anda, pembaca akan merasa memperoleh ilmu baru selesai mebaca artikel anda.
3. Panjang artikel dan jumlah kata. Panjang artikel yang normal antara 300-500 kata tergantung dengan informasi yang anda sajikan.
4. Thema. Perhatikan satu kesatuan thema artikel anda. Artikel yang baik adalah artikel yang memiliki satu-kesatuan thema yang utuh. Artinya, masih ada hubungan yang erat atar masing-masing paragraf artikel anda.
5. Tata Kalimat. Satu lagi, perhatikan tata kalimat. Salah huruf atau kata meski kelihatannya sepele tapi punya pengaruh besar dalam kenyamanan membaca. Jadi usahakan melakukan pengecekan ulang terhadap tata kalimat sebelum artikel anda postingkan dan terpublish di internet.
Jika sebagian dari anda masih mengangap pekerjaan menulis artikel itu pekerjaan yang susah, anda bisa menyewa penulis artikel untuk mengakomodasi kebutuhan artikel blog anda. Jasa Penulisan Artikel profesional akan membantu anda menyediakan Artikel SEO berkualitas dengan topik sesuai dengan keinginan anda.
http://noripansyah.blogspot.com
Read the rest of this entry »

Awan Tag